Perawat-id: info kesehatan | Perawat-id
Tampilkan postingan dengan label info kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label info kesehatan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 September 2017

1 Dari 10 Orang Mengidap Diabetes, Apakah Anda Salah Satunya?

1 Dari 10 Orang Mengidap Diabetes, Apakah Anda Salah Satunya?

Baca Juga


Diabetes adalah kondisi di mana kandungan gula dalam darah melebihi normal dan cenderung tinggi. Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit metabolisme yang mampu menyerang siapa saja. Diabetes mellitus (atau kencing manis) adalah kondisi kronis dan berlangsung seumur hidup yang mempengaruhi kemampuan tubuh dalam menggunakan energi yang dari makanan.

Diabetes merupakan salah satu penyakit yang tidak bisa disembuhkan namun tetap bisa di obati. Walaupun begitu penyakit ini merupakan penyakit yang sangat berbahaya jika di biarkan. 
Tidak  sedikit jumlah orang yang menderita Diabetes, bukan hanya dari kalangan atas tapi orang-orang kalangan menengah ke bawah pun juga banyak yang terkena penyakit Diabetes ini. Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan data teranyar yakni jumlah penderita Diabetes Mellitus (DM) saat ini naik menjadi 422 juta jiwa.
Khusus di Indonesia, berdasaran Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan RI, terakhir tahun 2013 sudah mencapai angka 9,1 juta jiwa. Dan jumlah ini terus bertambah, diprediksi pada tahun 2030 akan mencapai 21,3 juta jiwa.
“Hasil penelitian ini mengindikasikan saat ini 1 dari 10 orang warga mengidap Diabetes Mellitus,” kata Staf Divisi Endokrin Metabolik RSUP H Adam Malik, dr Santi Syafril, SpPDKEMD, FINASIM, dalam seminar kesehatan “Perananan Complementary and Alternative Medicine Dalam Manajemen Pengobatan Diabetes Mellitus Tipe 2” di Hotel Adi Mulia, Medan.
Dengan jumlah tersebut, posisi Indonesia menurut dr Santi saat ini berada di urutan ke 7 negara dengan jumlah penduduk tertinggi mengidap DM di dunia. Ironisnya lagi menurutnya, 90 % pasen kencing manis terdiagnosa DM tipe 2. Dan dari jumlah tersebut sebagian besar tidak menyadari jika mereka mengidap DM. “Ketidaktahuan ini yang berisiko membuat komplikasi,” ujarnya.


Sementara itu tingginya jumlah penderita DM di Indonesia membuat secara ekonomis biaya yang dikeluarkan untuk pengobatan juga sangat tinggi.
Direktur Utama PT HArvest Gorontalo Indonesia, M Yamin Lahay mengungkapan pihaknya mencatat total ongkos ekonomi yang harus ditanggung pemerintah sejak 2006 hingga 2015 lalu mencapai Rp 800 triliun.
“Data dari Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) juga mencatat pasien DM menguasai 30 % klaim atau sekitar Rp 20 triliun,”katanya.
Data JKN juga mencatat pasien DM menguasai 30 persen dari seluruh klaim atau mencapai Rp.20 Triliun pada tahun 2016,” katanya.
“Jadi, ada jenis obat yang dapat digunakan untuk DM tipe 2, yaitu, untuk mengendalikan kadar gula darah, juga mencakup terapi non obat dan terapi obat,” ujarnya.
Ditambahkannya, disisi lain penggunaan obat herbal sebagai alternatif penyembuhan penyakit semakin meningkat di Indonesia, sebab menurut pendapat masyarakat obat herbal tidak mempunyai efek samping. (samosir)
Tim peneliti dari Universitas Oxford di Inggris melakukan penelitian terhadap setengah juta orang China dan menemukan bahwa mereka yang didiagnosis diabetes sebelum berumur 50 tahun memiliki usia sekitar 9-10 tahun lebih pendek dibanding dengan yang tidak memiliki diabetes.
Professor Zhengming Chen, ketua tim peneliti dari Universitas Oxford tersebut menyatakan, kondisi itu bisa diubah dengan perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat.
Dengan semakin banyaknya produk makanan manis dan berlemak, para pembuat kebijakan memiliki tantangan yang lebih besar untuk menurunkan jumlah pasien diabetes.
Menurut professor epidemiology asal Shanghai itu, diabetes yang tidak dikendalikan bisa meningkatkan risiko komplikasi mulai dari gagal ginjal, penyakit lever, infeksi, jantung, stroke, dan sebagainya.
Tak heran jika komplikasi diabetes adalah penyebab kematian nomor tiga terbanyak di Indonesia. Ada dua jenis diabetes, yaitu diabetes tipe 1 yang biasanya didiagnosis sejak anak-anak, dan diabetes tipe 2 yang seringnya muncul di usia dewasa akibat buruknya gaya hidup. 

Pencegahan diabetes dapat dilakukan mulai dari deteksi dini adanya intoleransi glukosa (gangguan metabolisme yang mendahului diabetes) serta faktor risiko seperti berat badan lebih, tekanan darah tinggi, kurangnya aktivitas fisik, gangguan profil lemak, dan pola diet yang tidak sehat. selain itu juga dapat melakukan pemeriksaan dini dengan cara cek kadar gula darah secara rutin di puskesmas atau rumah sakit terdekat.

Jika anda terlalu sibuk atau malas antri di puskesmas atau rumah sakit anda dapat mengeceknya sendiri dengan alat cek gula darah yang bisa anda dapatkan disini.
Kebanyakan orang meremehkan penyakit ini, dan akhirnya kebanyakan juga Menyesal karena tidak memeriksakan dari awal dan mengobati secara rutin. Faktanya hampir 80% penderita diabetes tidak tau kalu dirinya mengidap penyakit ini. Anda mau jadi dari bagian 80% tersebut? kalo saya mah ogah ,,,

CEK KADAR GULA ANDA SEKARANG JUGA!!!

Berikut video perbincangan tentang perlunya cek gula darah secara rutin

(sumber: 
http://www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/infodatin/infodatin-diabetes.pdf
http://poskotanews.com/2017/02/27/91-juta-penduduk-indonesia-menderita-diabetes/
http://infokes.blogdetik.com/2017/1/27/jumlah-penderita-diabetes-melitus-di-indonesia-semakin-mengkhawatirkan)

Jumat, 06 Januari 2017

Tipes/thipoid Penyakit Wajib Orang Indonesia

Tipes/thipoid Penyakit Wajib Orang Indonesia

Baca Juga



Sebagian besar orang indonesia pasti pernah terkena tipes. Apa sih sebenarnya penyebab tipes?

Types merupakan penyakit infeksi saluran pencernaan yang di sebabkan oleh kuman salmonella typhi, salmonella paratyphi A,B dan C

Kebersihan dan pola hidup seseorang yang kurang baik merupakan sumber utama masuknya kuman tsb ke dalam tubuh si penderita

Kuman penyebab types biasanya berada pada tinja si penderita yang kemudian di bawa oleh lalat, kecoa atau serangga lain yang kemudian menempel pada makanan yang kita makan sehingga dapat kita tertular

Kebersihan makanan dan kebiasaan tidak mencuci tangan sebelum makan adalah faktor utama penyebaran penyakit types ini

Gejala penyakit tipes yang sering dirasakan ialah demam yang berkepanjangan yakni antara 1-3 minggu. Jika dibiarkan berlarut-larut kondisi penderita bisa lemas hingga bisa menimbulkan Koma

Gejala khas penyakit tipes ialah demam pada sore/malam hari saja sedangkan pada pagi/siang hari suhu tubuh dlm batas normal. Selain demam, gejala lain yang sering timbul ialah mual dan muntah

Untuk memastikan terdiagnosa tipes maka harus dilakukan pemeriksaan darah, agar dokter bisa memberikan obat yang tepat. Karena antara penyakit Tipes, Flu dan DBD memiliki gejala yang hampir sama

Jika muncul gejala lemas, muntah tiap makan, diare, segera bawa penderita ke sarana pelayanan kesehatan terdekat jangan sampai menunggu timbulnya komplikasi penyakit berat lainya. Terimakasih semoga bermanfaat


Silahkan di bagikan ke keluarga/tmn tersayang J #indahnyaberbagi



#Infokesehatan Istirahat Total dan Berikan Makanan yang Halus (Bubur) serta hindari makanan yg Kasar, Kecut dan Pedas jika Tipes Kambuh

Kamis, 05 Januari 2017

DBD Wabah Musiman yang Selalu Memakan Korban

DBD Wabah Musiman yang Selalu Memakan Korban

Baca Juga



Demam Berdarah adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh nyamuk aedes aegypti dan aedes albopictus

Gejala awal DBD yaitu demam tinggi secara tiba-tiba, nyeri pada persendian, pusing. Gejala yang lebih berat yaitu keluar bintik” merah di tangan/kaki, mimisan, sampai berak dan muntah darah

Sebagian besar masyarakat sering tertipu, karena Demam pada DBD biasanya akan mulai turun pada hari ke 3, padahal keadaan tersebut merupakan fase yang kian memburuk jika tidak segera dibawa ke dokter

Karena gejala DBD mirip dengan penyakit Types dan Flu maka Untuk memastikan bahwa seseorang menderita DBD atau tidak adalah dengan melakukan pemeriksaan darah pada hari ke 3 sejak gejala awal muncul

Jika hasil pemeriksaan menunjukkan positif terkena DBD biasanya dokter akan menyarankan cek darah ulang keesokan harinya, tp jika kondisi tidak memungkinkan utk dirawat di rumah biasanya dokter menyarankan harus rawat inap

Jika masih bisa di rawat dirumah, berikan asupan cairan dan makanan yang banyak untuk mencegah komplikasi lain seperti dehidrasi, demam dan gejala lain

Selalu jaga Kebersihan linkungan, Lakukan 3M(Menutup,Menguras,Mengubur), pemberian Abate, Fogging dan langkah pencegahan lainya

Sudah banyak orang yang meninggal karena DBD mulai dari Balita,Anak”,Remaja, hingga Lansia. Jangan sampai orang” terdekat mengalami hal yang sama

Mari lakukan pencegahan mulai sekarang juga. Terimakasih semoga bermanfaat


Silahkan di bagikan ke keluarga/tmn tersayang J #indahnyaberbagi


#Infokesehatan DBD Momok menakutkan setiap Pergantian Musim


Kamis, 22 Desember 2016

ASMA bisa menimbulkan Kematian Seketika

ASMA bisa menimbulkan Kematian Seketika

Baca Juga



Asma adalah suatu penyakit yang ditandai dengan sesak napas disertai suara ngik” atau dlm bahasa jawa disebut MENGI

Hal ini terjadi karena adanya penyempitan saluran nafas yang tersebar diseluruh paru yang di sebabkan oleh reaksi alergik pada tubuh penderita. Reaksi alergi bisa disebabkan karena tepung sari jamur, debu, bulu binatang, susu telor ikan obat-obatan serta bahan-bahan alergen yang lain

selain itu reaksi alergi jg dpt disebabkan karena Udara dingin, zat kimia,yang bersifat sebagai iritan seperti : ozon ,eter, nitrogen, perubahan musim dan cuaca, aktifitas fisik yang berlebih , ketegangan mental serta faktor-faktor intrinsik lain

Penyakit asma merupakan penyakit yang tidak menular, tetapi penyakit asma merupakan penyakit keturunan jadi jika ada anggota keluarga yg mngidap penyakit asma kemungkinan keluarga yg lain juga terkena asma

Penyakit asma tidak dapat di sembuhkan, tetapi dapat di cegah agar tidak kambuh. Untuk mencegah kambuhnya asma hindari hal” yang dapat memicu kambuhnya asma seperti yg di jelaskan diatas.

Selalu rutin membersihkan kipas angin, serta tempat”/barang” yg mudah berdebu, jika bisa jgn gunakan bantal/kasur yg berbahan kapuk. Jangan memelihara hewan di dalam rumah

jika asma kambuh segera bawa ke pelayanan kesehatan terdekat agar segera diobati. Jangan menunggu asma memburuk karena penyakit ini sangat berbahaya jika kita terlambat sedikit akan mnyebabkan kematian. Terimakasih semoga bermanfaat

silahkan bagikan ke keluarga/tmn tersayang J #indahnyaberbagi



#infokesehatan Asma Silent killer yang sering diremehkan

Rabu, 21 Desember 2016

Diare penyakit berbahaya yang sering diabaikan

Diare penyakit berbahaya yang sering diabaikan

Baca Juga



Diare  adalah BAB lembek /cair  bahkan dapat berupa air saja yang frekuensinya lebih sering dari biasanya ( >3x/hr selama >3 hr berturut”)

Penyebab penyakit diare dapat dikelompokkan dalam golongan 6 besar, yaitu : infeksi, malabsorbsi, alergi, keracunan, immunodefisiensi dan sebab-sebab lain misalnya faktor makanan dan psikologis

Diare bisa sangat berbahaya bagi Anak” terutama Balita. pemberian ASI, Memperbaiki pemberian makanan pendamping ASI, Menggunakan air bersih yang cukup, Mencuci tangan dengan sabun, Menggunakan jamban yang benar, Membuang tinja secara tepat adalah pencegahan utama yang bisa dilakukan

Penderita diare wajib mendapatkan asupan cairan/makanan lebih dari biasanya, jika perlu berikan Oralit/larutan Gula Garam (1sendok makan gula+1 pucuk sendok teh garam+200ml air matang) untuk mencegah dehidrasi

Segera bawa penderita diare ke sarana kesehatan, bila dalam 3 hari tidak membaik atau ada salah satu tanda ini:
-Berak cair berkali-kali
-Muntah berulang-ulang
-Rasa haus yang berlebihan
-Makan dan minum sedikit
-Demam
-Tinja berdarah

Banyak sekali masyarakat yang tidak tahu betapa berbahayanya Diare jika di biarkan tanpa di obati. Sudah banyak korban meninggal “Hanya karena Diare”. Terima kasih semoga bermanfaat

Silahkan di bagikan ke keluarga/tmn tersayang J #indahnyaberbagi


#Infokesehatan Tidak sedikit yang meninggal karena Diare terutama BALITA dan LANSIA