Perawat-id: kesehatan anak | Perawat-id
Tampilkan postingan dengan label kesehatan anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan anak. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Januari 2017

Tipes/thipoid Penyakit Wajib Orang Indonesia

Tipes/thipoid Penyakit Wajib Orang Indonesia

Baca Juga



Sebagian besar orang indonesia pasti pernah terkena tipes. Apa sih sebenarnya penyebab tipes?

Types merupakan penyakit infeksi saluran pencernaan yang di sebabkan oleh kuman salmonella typhi, salmonella paratyphi A,B dan C

Kebersihan dan pola hidup seseorang yang kurang baik merupakan sumber utama masuknya kuman tsb ke dalam tubuh si penderita

Kuman penyebab types biasanya berada pada tinja si penderita yang kemudian di bawa oleh lalat, kecoa atau serangga lain yang kemudian menempel pada makanan yang kita makan sehingga dapat kita tertular

Kebersihan makanan dan kebiasaan tidak mencuci tangan sebelum makan adalah faktor utama penyebaran penyakit types ini

Gejala penyakit tipes yang sering dirasakan ialah demam yang berkepanjangan yakni antara 1-3 minggu. Jika dibiarkan berlarut-larut kondisi penderita bisa lemas hingga bisa menimbulkan Koma

Gejala khas penyakit tipes ialah demam pada sore/malam hari saja sedangkan pada pagi/siang hari suhu tubuh dlm batas normal. Selain demam, gejala lain yang sering timbul ialah mual dan muntah

Untuk memastikan terdiagnosa tipes maka harus dilakukan pemeriksaan darah, agar dokter bisa memberikan obat yang tepat. Karena antara penyakit Tipes, Flu dan DBD memiliki gejala yang hampir sama

Jika muncul gejala lemas, muntah tiap makan, diare, segera bawa penderita ke sarana pelayanan kesehatan terdekat jangan sampai menunggu timbulnya komplikasi penyakit berat lainya. Terimakasih semoga bermanfaat


Silahkan di bagikan ke keluarga/tmn tersayang J #indahnyaberbagi



#Infokesehatan Istirahat Total dan Berikan Makanan yang Halus (Bubur) serta hindari makanan yg Kasar, Kecut dan Pedas jika Tipes Kambuh

Kamis, 05 Januari 2017

DBD Wabah Musiman yang Selalu Memakan Korban

DBD Wabah Musiman yang Selalu Memakan Korban

Baca Juga



Demam Berdarah adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh nyamuk aedes aegypti dan aedes albopictus

Gejala awal DBD yaitu demam tinggi secara tiba-tiba, nyeri pada persendian, pusing. Gejala yang lebih berat yaitu keluar bintik” merah di tangan/kaki, mimisan, sampai berak dan muntah darah

Sebagian besar masyarakat sering tertipu, karena Demam pada DBD biasanya akan mulai turun pada hari ke 3, padahal keadaan tersebut merupakan fase yang kian memburuk jika tidak segera dibawa ke dokter

Karena gejala DBD mirip dengan penyakit Types dan Flu maka Untuk memastikan bahwa seseorang menderita DBD atau tidak adalah dengan melakukan pemeriksaan darah pada hari ke 3 sejak gejala awal muncul

Jika hasil pemeriksaan menunjukkan positif terkena DBD biasanya dokter akan menyarankan cek darah ulang keesokan harinya, tp jika kondisi tidak memungkinkan utk dirawat di rumah biasanya dokter menyarankan harus rawat inap

Jika masih bisa di rawat dirumah, berikan asupan cairan dan makanan yang banyak untuk mencegah komplikasi lain seperti dehidrasi, demam dan gejala lain

Selalu jaga Kebersihan linkungan, Lakukan 3M(Menutup,Menguras,Mengubur), pemberian Abate, Fogging dan langkah pencegahan lainya

Sudah banyak orang yang meninggal karena DBD mulai dari Balita,Anak”,Remaja, hingga Lansia. Jangan sampai orang” terdekat mengalami hal yang sama

Mari lakukan pencegahan mulai sekarang juga. Terimakasih semoga bermanfaat


Silahkan di bagikan ke keluarga/tmn tersayang J #indahnyaberbagi


#Infokesehatan DBD Momok menakutkan setiap Pergantian Musim


Senin, 03 Oktober 2016

Penting, 5 Makanan wajib untuk tumbuh kembang anak

Penting, 5 Makanan wajib untuk tumbuh kembang anak

Baca Juga




Jakarta, Seorang anak sedang berada dalam masa pertumbuhan, terutama otaknya. Namun orang tua juga memiliki peranan penting untuk mengoptimalkan prosesnya, baik melalui stimulasi maupun pemberian makanan yang tepat untuk tumbuh kembang otak mereka.

Makanan yang baik bagi anak tentulah yang mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan seperti pada sayuran dan buah-buahan, tetapi apakah hanya itu saja? Ada beberapa jenis makanan yang bisa dipilih untuk meningkatkan kekuatan otak anak, seperti dikutip dari BBC, Selasa (27/9/2016).





1. Telur
Kandungan kolin dalam telur berkontribusi besar dalam mengoptimalkan perkembangan otak, sebab peranannya dalam membentuk sel-sel memori di dalam otak. Kolin terbesar ada dalam kuning telurnya. Selain itu, telur juga kaya akan protein, zat besi, folat dan vitamin A yang kesemuanya penting untuk pertumbuhan, perkembangan dan perbaikan sel tubuh.




2. Minyak ikan
Minyak ikan kaya akan omega-3 yang vital bagi otak, terutama perkembangan selnya. Omega-3 jenis tertentu juga paling banyak ditemukan di dalam otak. Menurut sejumlah studi, kemampuan membaca yang buruk dapat dikaitkan dengan rendahnya kadar omega-3 atau asupan omega-3 dalam tubuh seseorang, karena asam lemak ini meningkatkan fungsi daya ingat.

Asam lemak omega-3 dapat ditemukan dalam ikan laut seperti salmon, mackerel, tuna segar, trout, sarden dan ikan herring. Pakar menyarankan konsumsi omega-3 idealnya hanya satu kali dalam sepekan.




3. Gandum utuh
Gandum utuh atau makanan yang berasal dari bahan ini seperti oats, sereal, quinoa, buckwehat, dan granary breads mengandung karbohidrat yang berguna sebagai bahan bakarnya otak. Selain itu kaya akan vitamin B yang membantu menjaga sistem saraf agar tetap sehat. Beberapa studi pun memastikan, sarapan dengan gandum utuh dapat meningkatkan kemampuan memori jangka pendek serta pemusatan perhatian.



4. Kacang
Kacang dikenal luas kaya akan protein, vitamin dan mineral. Ambil contoh kidney beans (kacang merah versi Indonesia) dan pinto beans. Keduanya mengandung asam lemak omega-3 paling banyak dari asam lemak lainnya. Ketika dikonsumsi, kacang ini juga melepaskan energi secara perlahan sehingga membantu anak untuk tetap mampu berkonsentrasi di kelas selepas makan siang sekalipun.



5. Susu
Susu dan produk turunannya seperti yogurt dan keju memiliki manfaat yang sama besarnya, di antaranya karena kaya akan protein dan vitamin B yang penting bagi perkembangan jaringan otak, dan juga berbagai enzim yang berperan di dalamnya. Manfaat lain datang dari kandungan kalsiumnya yang tinggi untuk kesehatan gigi dan tulang.

Namun perlu diingatkan bahwa setiap anak memiliki kebutuhan kalsium yang berbeda-beda, tergantung dari usianya. Bila dirata-rata, orang tua sebaiknya menyediakan 2-3 sumber kalsium dalam menu makanan anak setiap harinya.

(sumber: http://health.detik.com/read/2016/09/27/120946/3307710/1301/5-asupan-top-untuk-pacu-kekuatan-otak-anak)

Minggu, 18 September 2016

Mengejutkan, Anak yang Lahir dari Ibu Usia Tua Ternyata Memiliki Banyak Kelebihan

Mengejutkan, Anak yang Lahir dari Ibu Usia Tua Ternyata Memiliki Banyak Kelebihan

Baca Juga

     


      Meskipun wanita dengan usia tua menghadapi risiko lebih besar mengalami masalah kesehatan saat hamil, namun ada hal lain yang menjadi kelebihan jika kamu hamil di usia 30 tahun ke atas. Sebuah penelitian menemukan bahwa anak-anak yang terlahir dari ibu dengan usia tua ternyata lebih baik dalam beberapa faktor.

     Para peneliti menggunakan data lebih dari 1,5 juta orang dewasa di Swedia dan menemukan bahwa mereka yang terlahir dari ibu-ibu yang hamil di usia akhir 30 tahun hingga 40 tahun-an cenderung punya tubuh lebih tinggi, lebih sehat dan lebih cerdas dari kebanyakan anak yang lahir dari ibu muda.
Hasil penelitian didapat dari data kelahiran orang antara tahun 1960 hingga 1991. Secara umum, mereka menemukan bahwa orang-orang dewasa yang terlahir dari ibu dengan usia tua cenderung punya nilai tinggi di sekolah dibanding mereka yang lahir dari ibu dengan usia di bawah 30 tahun.

       Bahkan beberapa data menunjukkan bahwa laki-laki yang lahir dari ibu usia tua punya tubuh lebih tinggi dan lebih sehat. Namun tentu saja bukan berarti hal ini jadi jaminan bahwa anak akan lebih unggul dibanding anak yang lahir dari ibu muda.
  
     Pilihan untuk hamil bagi setiap wanita memang berbeda-beda dan tentu saja ibu yang hamil di usia 40 tahun-an punya lebih banyak risiko kesehatan dibanding wanita yang hamil di usia 20 tahun-an. Beberapa hal juga berisiko besar untuk anak yang dikandung ibu dengan usia tua, seperti misalnya kondisi Down Syndrome, autisme dan beberapa gangguan lain.

       Tentu hal ini tak bisa dijadikan standar untuk mengandung anak, karena semakin tua usia wanita semakin menurun kemungkinan untuk hamil, dan kemampuan untuk mempertahankan kehamilan juga lebih sulit. Wanita mengalami penurunan tingkat kesuburan secara drastis di usia 35 tahun.

      Namun bagi kamu yang memang baru diberi kesempatan untuk bisa hamil di usia tua, jangan terlalu khawatir, karena kemungkinan anak kamu akan terlahir lebih cerdas dari anak biasanya. Tentu dengan tetap harus menjaga kesehatan ya ladies.( Sumber:Vemale.com)